Kisah Pemain Yang Pindah Klub Makin Berjaya. Chelsea dan Atletico Madrid punya cerita sendiri dalam jual beli pemain. Bukan rahasia lagi jika kedua klub Liga Inggris dan Liga Spanyol ini memiliki tradisi khusus di bursa transfer.
Kisah Alvaro Morata, Radamel Falcao, Fernando Torres, Diego Costa dan Thibaut Courtois yang tidak kurang seru. Mereka seolah melanjutkan apa yang terjadi dengan Jao Felix, Tiago, Jimmy Floyd Hasselbaink, Jesper Gronkjaer, Maniche dan Filipe Luis. Percayalah padaku!
Pada 2017, Morata bergabung dengan Chelsea. Nilai transfernya relatif besar, yakni £60 juta. Namun, setelah awal yang baik, ia dengan cepat kehilangan bentuk dan kepercayaan diri.
Dia menjadi pemain reguler di Stamford Bridge. Dia kemudian pergi ke Atletico Madrid di mana dia bermain selama dua musim dan mencetak 22 gol dalam 61 pertandingan. Dia adalah anggota tim Juventus dan diklasifikasikan sebagai seorang Yahudi. Falcao adalah salah satu dari beberapa nama besar yang reputasinya ternoda setelah masa sulit di Inggris. Dia berjuang selama masa pinjamannya di Manchester United dan Chelsea, hanya mencetak satu gol dalam 10 pertandingan liga.
Padahal, El Tigre begitu hebat saat bermain untuk Atletico. Dia bergabung dengan Madrid dari Porto dengan kontrak rekaman klub.
Torres adalah salah satu dari sedikit pemain yang bisa dicintai oleh penggemar berat Atletico. Torres masuk ke dalam situasi ini.
Tepat setelah Pindah Klub Makin Berjaya, dia menjadi sumber optimisme bagi tim yang sedang berjuang. Torres menjadi kapten Atlético saat remaja.
Dengan 82 gol dalam 214 pertandingan liga, ia dengan cepat menjadi pemain paling menarik di Spanyol sebelum bergabung dengan Liverpool pada 2007. Selama berada di Merseyside, Torres adalah striker terbaik di dunia. Dia mencetak 65 gol dalam 102 pertandingan sebelum membuat rekor transfer kontroversial ke Chelsea. Tapi Torres kesulitan di Stamford Bridge karena begitu banyak yang diharapkan darinya.
Dia tidak mencetak gol sebanyak dulu, tapi dia masih menjadi bagian penting dari kemenangan klub di Liga Champions dan Piala FA pada 2012.
Setelah periode yang mengecewakan di Chelsea, dia dipinjamkan ke AC Milan dan kembali dipuji sebagai pahlawan di Atletico. Pada tahun 2018 ia memenangkan gelar besar pertamanya bersama klub kampung halamannya Atletico sebelum mengakhiri karirnya di Jepang. Torres memenangkan kejuaraan dunia dan dua kejuaraan Eropa. Dia adalah pencetak gol terbanyak ketiga Spanyol sepanjang masa. Karena itu, penggemar Atleti melihatnya sebagai ikon.
Penjaga gawang muda ini bergabung dengan Chelsea saat remaja sebagai bagian dari pencarian klub untuk bakat baru di seluruh dunia. Dengan Petr Cech menghalangi jalannya ke tim utama, dia dipinjamkan ke Atletico untuk melanjutkan perkembangannya. Courtois bermain untuk Atlético selama tiga musim berturut-turut. Selama itu ia menjadi salah satu kiper terbaik di La Liga, memenangkan Liga Europa, Copa del Rey dan La Liga.
Dia kembali ke Chelsea dan menjadi penjaga gawang nomor satu mereka selama empat tahun. Selama waktu itu mereka memenangkan dua gelar liga serta Piala FA dan Piala Liga. Pemain internasional Belgia memutuskan untuk bergabung dengan Real Madrid pada 2018 dan bertahan hingga hari ini.
Itu lah para pemain yang Pindah Klub Makin Berjaya hingga sekarang.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar